Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out
Showing posts with label Modul Workshop. Show all posts
Showing posts with label Modul Workshop. Show all posts

Tuesday, February 7, 2012

Modul Workshop Minishop Management

Tuesday, February 7, 2012
0 komentar
Perkembangan perekonomian Indonesia secara keseluruhan pasca krisis moneer menunjukkan peningkatan yang cukup berarti, hal ini ditunjukkan oleh mulai maraknya berbagai bisnis-bisnis perdagangan di masyarakat. Dari yang bersifat hanya sebagai sambilan atau usaha kecil-kecilan sampai ke skala menengah dan besar. Dampak dari banyaknya karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja, pendsiun dini dan sebagainya telah memberikan pengaruh yang tidak sedikit terhadap perkembangan perdagangan di Indonesia.

Berusaha bertahan hidup dengan mencoba memulai usaha sendiri telah memberikan alternatif sumber pendapatan yang cukup memberikan harapan. Sebagai contoh, usaha multi level marketing, atau menjadi pedagang eceran/pebisnis eceran dengan didirikannya warung atau toko-toko kelontong yang antara lain misalnya menjual barang-barang kebutuhan pokok Peluang dalam usaha bisnis eceran yang cukup menjanjikan ini diperkuat dengan data statistik yaitu bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) yang merupakan salah satu besaran perekonomian, pada tahun 1997 tercatat sebesar 624.337 triliun dengan kontribusi dari perdagangan eceran sebesar 83.453 triliun atau sebesar 13.37 persen (BPS, 1997).

Kontribusi tersebut menempatkan sektor perdagangan diurutan kedua, setelah sektor industri, sebagai penyumbang terbesar terhadap PDB Indonesia. Dengan demikian untuk memanfaatkan peluang ini dibutuhkan berbagai hal yang dapat mendukung terlaksananya usaha ini. Mempelajari berbagai aspek yang dapat mempengaruhi adalah salah satu diantaranya. Aspek yang perlu dipertimbangkan antara lain adalah aspek social, persaingan dan teknologi.

Aspek social yang mempengaruhi bisnis eceran meliputi faktor-faktor (1) peningkatan dan penurunan jumlah populasi, (2) Perubahan komposisi umur, (3) pergerakan atau mobilitas penduduk, (4) keinginan masyarakat perkotaan, (5) peningkatan kebutuhan akan hiburan atau kesenangan, serta (6) perubahan perilaku diantar asegmen konsumen. Faktor-faktor tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam manajemen bisnis eceran, terutama dalam penyusunan strategi dan operasional yang mencakup penentuan lokasi dan tata letak,bauran produk barang atau jasa yang ditawarkan, sifat pelayanan yang diberikan, rancangan, interior dan display produk, strategi pemasaran dan pembentukan
citra terhadap usaha kita secara tepat.

Sedangkan pada aspek persaingan yang perlu diperhatikan adalah mulai merambahnya usaha-usaha bisnis eceran milik negara lain yang masuk ke negara kita seperti Carrefour, Sogo, AmPm untuk pemenuhan kebutuhan seharihari atau Mc Donald, Kentucky Fried Chicken di bisnis makanan siap saji (fast food). Hal ini tidak dapat dihindari mengingat peluang dan potensi pasar yang memang potensial di negara berkembang seperti Indonesia. Kondisi ini memerlukan perhatian khusus untuk para pebisnis eceran lokal, karena terkait langsung dengan keberhasilan dan kegagalan usahanya.

Pada aspek teknologi yang perlu diperhatikan adalah kriteria pemilihan jenis teknologi yang tepat sesuai dengan skala, kondisi dan karakteristik bisnis eceran yang dijalankan. Hal ini disebabkan oleh perkembangan teknologi yang meluncur cepat dan penerapannya di bisnis eceranpun relatif intensif. Dunia perdagangan dicoba untuk dibuat seefektif dan seefisien mungkin sehingga muncul jenis perdagangan tanpa tatap muka yang antara lain berbentuk perdagangan melalui media telekomunikasi.

Perdagangan jenis ini menggunakan peralatan elektronik sehingga muncul istilah-istilah seperti point of sales, home shopping, electronic business untuk lingkup aktivitas perdagangan dalam arti luas dan Electronic Commerce untuk lingkup perdagangan yang dilakukan secara elektronik termasuk Internet commerce dan perdagangan
dengan Sistem Pertukaran Data Terstruktur secara Elektronik (Electronic Data Interchange)


Jadikan setiap Postingan untuk ajang DISKUSI dan saling BERBAGI agar ilmu anda semakin berkembang dan berguna bagi orang lain.

Gunakan Kolom Komentar di bawah ini untuk menyampaikan PENDAPAT/ OPINI sebagai bentuk partisipasi untuk mencerdaskan bangsa.




read more

Monday, February 6, 2012

Workshop Selling and Financing

Monday, February 6, 2012
1 komentar
Berkembangnya dunia bisnis dan perdagangan di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan pada periode pasca krisis moneter yang diawali sekitar pertengahan tahun 1997. Hal ini ditunjukkan oleh beragamnya jenis usaha yang diupayakan oleh masyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu kegiatan yang pesat
perkembangannya yaitu kegiatan jual beli barang maupun jasa dengan sistem eceran atau lebih dikenal dengan istilah bisnis eceran. Namun dalam modul ini yang akan lebih banyak dibahas yaitu kegiatan jual beli barang saja.

Kegiatan bisnis jual beli barang ini dijalankan dalam berbagai bentuk, ada yang dalam bentuk usaha mandiri atau independent store, usaha mini swalayan atau minishop/minimarket dan bahkan dalam bentuk mini departement store yang terkenal dengan istilah toko serba ada (toserba).

Bentuk eceran lainnya seperti franchising semakin berkembang dengan pesat. Sebagai contoh franchise mini market Indomaret milik Grup Salim, diperkirakan gerai (toko-jaringan) Indomaret telah mencapai lima ratus lebih di Jabotabek. Perkembangan lainnya yaitu munculnya Lippo Shop yang mengakuisisi saham DialMart , sehingga menenggelamkan nama DialMart. Dengan anggota yang telah mencapai 80.000 pelanggan maka dapat dikatakan bisnis ini telah memberikan keuntungan sekaligus sisi positif lain yang cukup menjanjikan.

Kenyataan ini memperlihatkan perkembangan aktivitas bisnis yang menggembirakan. Kerjasama dengan berbagai pihak yang terkait dirintis oleh pebisnis eceran dengan sungguh-sungguh agar kelangsungan usahanya dapat tercapai. Misalnya kerjasama dengan pemasok untuk mendapatkan barangbarang yang dibutuhkan yang umumnya disertai dengan potongan harga tertentu, atau kerjasama dengan perusahaan periklanan, media cetak, televisi, sebagai sarana promosi untuk meningkatkan volume penjualan.

Peningkatan volume penjualan, berarti meningkatnya jumlah transaksi yang terjadi pada suatu toko. Transaksi yang terjadi tentunya perlu dicatat dalam bentuk suatu laporan tertentu sehingga pebisnis eceran dapat melakukan evaluasi yang diperlukan untuk peningkatan aktivitas bisnisnya. Bentuk-bentuk laporan tersebut selanjutnya akan dibahas dalam bagian lain dari modul ini.

Melihat kondisi tersebut di atas, maka yang dibutuhkan dalam pengelolaan suatu toko selain pelayanan, strategi penentuan lokasi, ketersediaan barang (inventory) dan promosi , pencatatan transaksi yang baik dan benar memegang peranan yang tak kalah penting, hal ini dikenal dengan istilah Retail Accounting (Akuntansi Eceran).

Definisi dasar dari bisnis eceran adalah semua kegiatan dan aktivitas bisnis yang ditujukan pada penjualan barang dan jasa secara langsung kepada pihak konsumen. Karenanya bisnis eceran adalah bagian dari sistem pendistribusian produk, sebagai jembatan antara pabrik atau manufaktur dan konsumen.

Seorang pebisnis/pedagang eceran harus memiliki kepekaan terhadap kebutuhan dan keinginan dari konsumen. Seringkali diperlukan perubahan kebijakan dan strategi dari pihak pedagang untuk mengantisipasi perkembangan dan perubahan keinginan dan kebutuhan dari konsumen. Untuk itu berbagai informasi berkaitan dengan pesaing, informasi dari konsumen, informasi dari pemerintah, buku-buku dan laporan bisnis lainnya diperlukan dalam mengembangkan bisnis eceran.

Konsep yang dapat mendukung suksesnya usaha seseorang dalam bisnis eceran yaitu menerapkan 6 prinsip, menjual barang yang tepat (the right item), dengan tempat yang tepat (in the right place), pada waktu yang tepat (at the right time), jumlah yang tepat/memadai (in the right quantity), dengan harga yang sesuai (at the right price), dan pelayanan yang memuaskan (with the right service).

Suatu transaksi eceran merupakan kegiatan tukar-menukar barang antara dua pihak sehingga kedua pihak tersebut mendapat kepuasan. Pada awalnya transaksi dilakukan secara barter barang, namun perkembangan selanjutnya transaksi merupakan pertukaran antara uang dan barang.

Selengkapnya silahkan Download link berikut :


Jadikan setiap Postingan untuk ajang DISKUSI dan saling BERBAGI agar ilmu anda semakin berkembang dan berguna bagi orang lain.

Gunakan Kolom Komentar di bawah ini untuk menyampaikan PENDAPAT/ OPINI sebagai bentuk partisipasi untuk mencerdaskan bangsa.




read more

Monday, January 30, 2012

Modul Workshop Penelitian Ilmiah dan Analisis Hubungan Variable

Monday, January 30, 2012
0 komentar
Manusia mampu mengembangkan ilmu pengetahuan karena mempunyai kemampuan berfikir menurut suatu alur kerangka berfikir tertentu. Cara berfikir seperti itu disebut penalaran. Sebagai suatu kegiatan berfikir maka penalaran mempunyai ciri-ciri yang logis dan analistis. Berfikir secara logis dan analistis ini merupakan proses berfikir ilmiah.

Selengkapnya silahkan Download Link Berikut :



Jadikan setiap Postingan untuk ajang DISKUSI dan saling BERBAGI agar ilmu anda semakin berkembang dan berguna bagi orang lain.

Gunakan Kolom Komentar di bawah ini untuk menyampaikan PENDAPAT/ OPINI sebagai bentuk partisipasi untuk mencerdaskan bangsa.



Anda Akan Menyukai ini :


read more

Sunday, January 29, 2012

Modul Workshop Project Scheduling

Sunday, January 29, 2012
0 komentar
Manajemen Proyek adalah kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengendalikan sumberdaya organisasi perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu dalam waktu tertentu dengan sumberdaya tertentu.

Ada tiga tahapan penting dalam manajemen proyek, yaitu :
1 Perencanaan (Planning)-3 penetapan sasaran, pendefinisian proyek dan organisasi tim.

2. Penjadualan (Schedulling) menghubungkan tenaga kerja, uang, bahan yang digunakan dalam proyek.

3. Pengendalian (Controlling)    pengawasan sumber daya, biaya, kualitas dan budget, jika perlu merevisi, ubah rencana, menggeser atau mengelola ulang sehingga tepat waktu dan biaya.


Program adalah suatu kegiatan multidisiplin yang berorientasi kepada tujuan yang dirancang oleh berbagai macam tugas dengan hash yang telah ditentukan untuk dicapai dalam kurun waktu tertentu dengan keterbatasan sumberdaya yang ada.

Proyek meliputi tugas-tugas tertentu yang dirancang khusus dengan hash dan waktu yang telah ditentukan teriebih dahulu dan dengan keterbatasan sumber daya.

Kegiatan atau tugas merupakan urutan pekerjaan terendah yang dapat diketahui dan diurutkan pada tingkatan proyek.

Jadi kesimpulannya adalah, proyek merupakan bagian dari program dan kegiatan atau tugas merupakan bagian dari proyek.

Selengkapnya silahkan Download Link Berikut :





Jadikan setiap Postingan untuk ajang DISKUSI dan saling BERBAGI agar ilmu anda semakin berkembang dan berguna bagi orang lain.

Gunakan Kolom Komentar di bawah ini untuk menyampaikan PENDAPAT/ OPINI sebagai bentuk partisipasi untuk mencerdaskan bangsa.



Anda Akan Menyukai ini :


read more

Modul Workshop Sistem dan Prosedure Cash and Teller

0 komentar
Berkembangnya ilmu dan teknologi informasi memberikan dampak yang sangat dominan pada perkembangan dunia perbankan yaitu dengan semakin luasnya penerapan teknologi komputer dalam aplikasi perbankan. Tujuan utama implementasi teknologi komputer di biding perbankan adalah untuk memberikan perlayanan kepada nasabah dengan cepat, tepat, dan terpercaya sehingga pelanggan merasa puas berhubungan dengan bank (customer satisfaction).

Hal ini memerlukan kesiapan industri perbankan, terutama dari sisi sumber Daya manusianya, yang berinteraksi dengan perangkat komputer tersebut.

Salah satu bagian yang berinteraksi dengan nasabah atau masyarakat yang berhubungan dengan bank relatif intensif adalah bagian teller dan customer services. Bagian tersebut merupakan pintu masuk utama Bank dari sisi nasabah yang dikenal dengan istilah front office.

Pemahaman sistem dan prosedur untuk bagian Cash and teller merupakan pondasi utama bagi individu yang tertarik bekerja di Bank sebagai Teller. Modul ini secara umum memberikan prinsip kerja teller yang lebih dititikberatkan pada teller yang bekerja di bank dengan menggunakan teknologi komputer di bidang operasionalnya.

Tujuan modul cash and teller selengkapnya adalah Memberikan prinsip dan pengertian dasar seorang teller yang meliputi organisasi, tugas dan tanggung jawab, deskripsi tugas, serta etika kerjanya pada kegiatan operasional bank. Menjelaskan aktifitas-aktifitas yang berhubungan dengan produk dan jasa perbankan yang melibatkan teller secara lengkap dalam bentuk sistem dan prosedur atau manual operasional bank serta Memberikan konsep dasar dan contoh penerapan teknologi komputer pada pelaksanaan tugas dan tanggung jawab teller.

Selengkapnya silahkan Download Link Berikut :


Jadikan setiap Postingan untuk ajang DISKUSI dan saling BERBAGI agar ilmu anda semakin berkembang dan berguna bagi orang lain.

Gunakan Kolom Komentar di bawah ini untuk menyampaikan PENDAPAT/ OPINI sebagai bentuk partisipasi untuk mencerdaskan bangsa.



Anda Akan Menyukai ini :


read more

Modul Workshop Marketing Menggunakan Media Internet

0 komentar
Internet merupakan kepanjangan dari Interconnection Networking, disebut juga dengan Cyberspace(asal kata dari novel Science Fiction William Gibson beriudul Necromancer, pertengahan tahun 1980). Wakil presiden Amerika Serikat Al Gore menyebutnya sebagai Information Superhighway.

Internet (singkatnya net) adalah koneksi antar jaringan komputer (terbanyak dan terbesar yang menggunakan basis protokol TCP/IP-protokol komunikasi Transmission Control Protocol/Internet Protocol) di seluruh dunia.

Dengan Internet kita bisa berhubungan antar jaringan komputer (pada April 1995 baru terdapat 5,5 juta host dan Iebih dari 1.950.000 mesin komputer). Sistem akses address yang paling populer adalah Worl Wide Web. Karena kepopuleran metode akses adress, maka istilah internet kadang disebut dengan web saja.

Dengan Internet kita dapat berhubungan dengan 30 luta lebih pengguna Internet, kapanpun dan di manapun.

Menjelaskan apa itu internet sulit mencari padanannya. Ada yang menerangkan Internet dengan menggunakan analogi sebuah kota. Internet itu sebuah kota elektronik yang besar. Setiap penduduk memiliki alamat Iinternet address yang dapat digunakan untuk berkirim suirat Jika penduduk itu ingin berkililing kota, cukup dengan menggunakan komputernya sebagai kendaraan.

Jaringan jalannya bertumpu di atas sarana telekomunikasi . Jalur lambatnya menggunakan modem dan saluran telepon dan jalur cepatnya menggunakan ISDN (Integrated Service Digital Network) Pasopati atau frame relay.

Jalan tol disediakan oleh Provider ( penyedia akses) yang biasa menyediakan jalan cepat dan langsung ke kota elektronik yang dituju.

Internet memungkinkan kita mengakses suatu informasi 24 jam sehari dan tanpa hari libur kapanpun keberadaannya. dengan melakukan koneksi pada Internet kita mendapatkan berbagai informasi gambar, suara dan image bergerak berwarna yang menarik. Beberapa alasan yang memungkinkan katalog atau tampilan brosur digunakan sebagai bentuk implementasi pemasaran dan penjualan dengan menggunakan World Wide Web adalah
- Virtual katalog yang multiwarna dengan format halaman, teks yang mudah diperbahcrui. Dengan demikian dapat menampilkan dengan segera produk terbaru.
- Pemesanan langsung dengan formulir on-screen.
- Dukungan pe(ayanan konsumen dengan grafik, suara dan informasi teksl yang dapat dengan mudah dicapai oleh konsumen, tanpa pemeliharaan khusus setelah mated disiapkan.
- Distribusi produk pada berbagai pemberitaan bisnis dapat dengan mudah ditemukan.

Selengkapnya silahkan Download Link Berikut :


Jadikan setiap Postingan untuk ajang DISKUSI dan saling BERBAGI agar ilmu anda semakin berkembang dan berguna bagi orang lain.

Gunakan Kolom Komentar di bawah ini untuk menyampaikan PENDAPAT/ OPINI sebagai bentuk partisipasi untuk mencerdaskan bangsa.



Anda Akan Menyukai ini :


read more
 

Komentar

Postingan Terakhir