Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Wednesday, February 8, 2012

English For Economics and Business

Wednesday, February 8, 2012
Seperti keterampilan apa pun, kemampuan membaca dapat ditingkatkan melalui motivasi yang kuat dan latihan yang tekun. Menjadi pembaca yang baik berarti membaca secara aktif, efisien, cepat, dan dengan pemahaman maksimum. Selain itu juga berarti membaca untuk mendapatkan gagasan umum si penulis.

Jika menemukan kata yang tidak diketahui artinya, cobalah terka maknanya dan konteks kalimat dan paragraf sebelum mencarinya di dalam kamus atau daftar istilah.

Dalam membaca, ikutilah tiga langkah untuk menjadi pembaca yang efisien:

•    Menjajaki
•    Membaca
•    Mengulas

Penjajakan yang terdiri atas lima aktivitas merupakan persiapan mental untuk membaca dan memberi anda pandangan umum mengenai teksnya. Langkah ini meningkatkan pemahaman sekaligus kecepatan dalam membaca.

1. Baca artikel dengan cepat untuk mendapatkan kesan umum mengenai isinya dengan memperhatikan nama penulis, judul bacaan, dan semua sub judul (heading).
2. Tanyakan kepada diri sendiri apa anti judul bacaannya untuk mendorong anda berpikir.
3. Baca paragraf pertama dan kedua untuk mendapatkan tujuan dan gagasan utama penulis.
4. Baca paragraf terakhir untuk mendapatkan ringkasan atau kesimpulan.
5. Perhatikan alat bantu visual (gambar, grafik, atau bagan).

Membaca harus dilakukan secara aktif dengan pensil di tangan. Garis bawahi ide utama, pokok-pokok penting, dan contoh-contoh serta data pendukung. Buatlah komentar ringkas di bagian tepi bacaan dengan menuliskan "ya" jika anda setuju dengan penulisnya atau "tidak" jika anda tidak setuju, atau "?" jika anda ragu. Ingatlah terus apa yang anda ingin pelajari dan artikelnya.

Tahap terakhir adalah mengulas. Ini dilakukan dengan membaca ulang artikelnya, tetapi hanya berkonsentrasi pada kata, frasa, dan kalimat yang sudah anda garisbawahi. Buatlah catatan ringkas pada tepi bacaan jika anda bereaksi terhadap gagasan tertentu. Tuliskan satu atau dua kalimat yang menyatakan ide utama bacaan dan kemudian tulis satu atau dua kalimat yang mengekspresikan reaksi anda terhadap bacaan.

Untuk memudahkan dalam membaca kita perlu mengetahui salah satu unsur dalam bacaan, yaitu paragraf. Paragraf adalah satu kalimat atau sekelompok kalimat yang berhubungan erat mengembangkan suatu gagasan. Paragraf yang baik hams memiliki kesatuan (unity) dan kepaduan (koherensi).

Kesatuan dicapai jika paragraf dikembangkan berdasarkan satu gagasan yang diekspresikan dalam kalimat yang disebut kalimat topik (topic sentence). Kalimat topik memungkinkan pembaca mengerti dengan mudah dan cepat gagasan utama dalam suatu paragraf.

Kalimat topik biasanya diletakkan pada awal paragraf, tetapi mungkin saja diletakkan di tengah atau di akhir paragraf. Kalimat-kalimat lain disajikan dalam urutan logis yang paling baik dalam mengembangkan gagasan utamanya.

Kepaduan adalah pemaduan beberapa gagasan dalam suatu paragraf di sekitar satu gagasan utama. Gagasan-gagasan ini hams diurutkan secara logis sehingga penulisan menjadi lancar dari satu gagasan ke gagasan lain. Hubungan kalimat satu dengan yang lain dan hubungan satu paragraf dengan paragraf yang lain hams jelas bagi pembaca.

Kepaduan dicapai dengan beberapa cara:
1. Pemakaian kata dan frasa penghubung
2. Pemakaian pronomina (pronoun) 3. Pengulangan kata dan frasa utama

Bagian-bagian dari paragraf sebanding dengan bagian-bagian dari esai atau bacaan.


Selengkapnya silahkan Download link Berikut :



Jadikan setiap Postingan untuk ajang DISKUSI dan saling BERBAGI agar ilmu anda semakin berkembang dan berguna bagi orang lain.

Gunakan Kolom Komentar di bawah ini untuk menyampaikan PENDAPAT/ OPINI sebagai bentuk partisipasi untuk mencerdaskan bangsa.



1 komentar:

Islamic University of Indonesia said...

Terimakasih Infonya
sangat bermanfaat..
Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Ekonomi di UII Yogyakarta
:)
twitter : @profiluii

Post a Comment

 

Komentar

Postingan Terakhir