Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Saturday, May 1, 2010

Statistik Industri I

Saturday, May 1, 2010


PENDAHULUAN

1.1. PENGERTIAN STATISTIKA

Ada dua istilah yang biasa digunakan orang berkaitan dengan data, tapi maknanya berbeda, yaitu statistik dan statistika.

STATISTIK

Dalam kehidupan sehari-hari terutama yang berkaitan dengan penelitian, riset dan pengamatan, seringkali menggunakan kumpulan angka-angka untuk menyusun laporannya. Kumpulan angka-angka ini disusun dan disajikan dalam bentuk daftar, tabel bahkan diagram atau grafik, dengan tujuan supaya hasil riset tersebut lebih mudah dimengerti.

Selama bertahun-tahun yang lalu, orang telah menamakan ini semua sebagai statistik. Jadi, data statistik menyatakan kumpulan data dalam bentuk bilangan atau non bilangan yang disusun dalam tabel yang menggambarkan suatu persoalan. Sehingga kita mengenal statistik penduduk, statistik pendidikan, statistik produksi, statistik industri dan lain-lain . Inilah pengertian statistik yang pertama.

Kata statistik juga mempunyai arti lain. Biasanya dipakai untuk menyatakan ukuran dari suatu data. Yang dimaksud dengan ukuran dapat berupa rata-rata, prosentase ,modus, median dan lain-lain. Misalnya : rata- rata gaji pegawai di perusahaan PQR diambil dari 10 orang adalah pegawai Rp 250.000. Nilai rata-rata inilah yang disebut statistik. Jadi pengertian statistik yang kedua adalah suatu ukuran dari kumpulan data yang diambil berdasarkan sampling (menggunakan sampel).

STATISTIKA

Dari penelitian, biasanya hasilnya dituangkan dalam bentuk laporan yang diuraikan berdasarkan fakta-fakta pendukung yang kuat. Sebelum kesimpulan dibuat, data yang terkumpul harus dipelajari, diolah, dianalisa terlebih dahulu. Proses pengumpulan data, pengolahan dan penarikan kesimpulan hams dilakukan dengan baik, cermat, teliti serta mengikuti kaidah-kaidah dan teori yang benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Ini semua merupakan suatu ilmu tersendiri yang dinamakan Statistika.

Jadi, statistika adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan dan penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data dan penganalisaan yang dilakukan.

1.2. DATA STATISTIK

Berdasarkan bentuknya, dikenal 2 macam data, yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif adalah data yang berbentuk bilangan. Sedangkan data kualitatif adalah data yang dikategorikan menurut kondisi kualitas obyek yang diamati. Misalnya : baik, buruk, sukses, gagal dan lain-lain.

Berdasarkan nilainya, data dapat digolongkan sebagai diskrit dan kontinu. Data diskrit adalah data yang diperoleh berdasarkan menghitung. Sedangkan, data kontinu adalah data yang diperoleh berdasarkan hasil mengukur.

Contoh data diskrit :
1. Jumlah mahasiswa Universitas G adalah 2100 orang
2. Kabupaten B mempunyai 90 gedung sekolah Contoh data kontinu :
1. Rata-rata kecepatan mobil A adalah 60 km/jam.
2. Luas daerah Y adalah 50 ha.

Berdasarkan sumbernya, kita mengenal data intern dan ekstern. Data intern adalah data yang diambil dari hasil pengamatan kondisi intern suatu lembaga atau badan tertentu. Misalnya : Staff perusahaan mencatat aktifitas perusahaannya sendiri, kondisi pegawai, kondisi barang, pengeluaran dan lain-lain.

Sedangkan data ekstern adalah data yang bersumber dari hasil pengamatan diluar lembaga atau badan tertentu. Data ekstern sendiri dibedakan menjadi dua, yaitu data primer dan sekunder. Data primer adalah data yang dikeluarkan dan dikumpulkan oleh badan yang sama. Sedangkan data sekunder adalah data yang dikeluarkan oleh suatu lembaga dan dikumpulkan oleh lembaga yang lain.



1.3. POPULASI DAN SAMPEL

Seringkali, kesimpulan yang dibuat dari suatu penelitian, diharapkan berlaku secara umum (keseluruhan) dan bukan hanya untuk sebagian kondisi saja. Jika dikatakan bahwa 50% penduduk Indonesia hidup dari bertani, maka pernyataan ini berlaku untuk seluruh Indonesia. Bukan hanya untuk pulau Jawa atau Sumatera saja. Untuk mengambil kesimpulan yang demikian, diperlukan data mentah (yang belum diolah). Cara memperoleh data mentah dapat dilakukan dengan 2 cara :


a. Sensus : semua penduduk Indonesia dengan karakteristik yang ditentukan (yang sudah bekerja), dijadikan obyek penelitian.
b. Sampling : sebagian penduduk yang sudah bekerja saja yang dijadikan obyek penelitian.

Semua penduduk yang dijadikan obyek penelitian dinamakan populasi. Sedangkan sebagian penduduk yang dijadikan obyek dinamakan sampel. Tentang proses sampling (pengambilan sampel), akan diuraikan lebih lanjut.

Download Links :

BAB 1 PENDAHULUAN
BAB 2 DISTRIBUSI FREKUENSI
BAB 3 UKURAN PEMUSATAN
BAB 4 UKURAN SIMPANAN
BAB 5 PELUANG
BAB 6 DISTRIBUSI PELUANG
BAB 7 BEBERAPA DISTRIBUSI PELUANG DISKRIT
BAB 8 DISTRIBUSI PELUANG KONTINU
BAB 9 SAMPLING

Anda Akan Menukai ini :

0 komentar:

Post a Comment

 

Komentar

Postingan Terakhir