Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Wednesday, January 27, 2010

Agatha Christie - Pembunuh di balik kabut

Wednesday, January 27, 2010
Angin bertiup dari laut. Perlahan-lahan kabut mulai menipis. Dibawah sana terlihat sesosok tubuh terkapar tak berdaya. Laki-laki itu berusia empat puluhan, masih bernafas, meskipun pingsan. Bobby memandangnya. Rambut cokelat yang ikal, hidung yang besar, dagu yang kukuh, sederet gigi yang putih bersih terlihat dari celah bibirnya yang sedikit terbuka, dan sepasang kaki yang bertekuk aneh. Tiba-tiba orang itu membuka matanya, dan mengucapkan sebuah kalimat, “Mengapa mereka tidak memanggil Evans?“. Tubuhnya bergetar, kelopak matanya menutup, dan dagunya turun. Laki-laki itu mati.


Download

0 komentar:

Post a Comment

 

Komentar

  • Vincent Griffin on teknologi transportasi
    I enjoyed readiing this
  • Anonymous on matematika ekonomi bagian 1 model
    SAYA MERASA SANGAT TERBATU TRIMAKASI BOS
  • SURYANTO SURYANTO on bekal dari sang motivasi
    Saya Suryanto dari Indonesia di Kota Palu, saya mencurahkan waktu saya di sini karena janji yang...(more)
  • RIKA NADIA on bekal dari sang motivasi
    Halo semuanya, saya Rika Nadia, saat ini tinggal orang Indonesia dan saya warga negara, saya...(more)
  • Ny. SISKA WIBOWO on bekal dari sang motivasi
    Halo semuanya, Nama saya Siska wibowo saya tinggal di Surabaya di Indonesia, saya seorang...(more)

Postingan Terakhir